Pada Senin, 20 April 2026, MTsN 24 Jakarta Timur mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan kontrak prestasi, sebuah program yang diinisiasi oleh bidang Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memetakan arah pengembangan madrasah secara lebih terukur dan berkelanjutan selama satu tahun ke depan.
Kepala MTsN 24 Jakarta Timur, Guntoro, dalam paparannya yang berdurasi lima belas menit, menyampaikan berbagai rencana peningkatan prestasi madrasah. Fokus pengembangan mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan (GTK), optimalisasi mutu pelayanan, serta pembinaan kesiswaan yang lebih terarah.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah komitmen madrasah dalam membangun Zona Integritas, sebagai upaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini dinilai relevan dengan tuntutan era keterbukaan, di mana integritas menjadi indikator utama kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.
Pada sesi berikutnya selama lima menit, Plt. Kepala Tata Usaha, Subagyo, memaparkan praktik keterbukaan dalam pengelolaan anggaran. Ia menyampaikan bahwa tingkat serapan anggaran madrasah dalam beberapa kesempatan mampu mencapai 100%, sebagai bentuk akuntabilitas dan perencanaan yang matang.
Dari unsur komite, hadir Saparudin selaku ketua dan Kusuma Hariyanti sebagai sekretaris. Keduanya menegaskan bahwa penggalangan dana masyarakat selama ini dilakukan secara hati-hati dan proporsional agar tidak memberatkan orang tua siswa. Bahkan, menurut Saparudin, selama ini tidak pernah terdapat aduan masyarakat (dumas) yang menunjukkan kekecewaan terhadap layanan madrasah.
Meski demikian, para reviewer yang terdiri dari dua pengawas madrasah dan dua kepala seksi dari Penmad Kanwil Kemenag DKI Jakarta memberikan sejumlah catatan penting. Mereka mendorong agar program-program yang telah dirancang dipertajam strateginya, sehingga target yang ditetapkan lebih jelas, terukur, dan realistis, sesuai dengan potensi atau “modal” yang dimiliki madrasah.
Selain itu, MTsN 24 Jakarta Timur juga diingatkan untuk menghidupkan kembali identitas historisnya sebagai madrasah berprestasi. Di antaranya, pernah meraih Juara 4 Sekolah Sehat Tingkat Nasional serta dikenal sebagai “gudangnya juara MTQ”. Capaian tersebut dinilai penting untuk diangkat kembali sebagai energi kebangkitan prestasi.
Tak kalah penting, aspek pembinaan karakter akhlakul karimah juga menjadi sorotan. Reviewer menekankan pentingnya penguatan program keagamaan, seperti pelaksanaan salat berjamaah yang dikelola secara konsisten dan berkualitas, sebagai fondasi pembentukan karakter siswa.
Seluruh masukan dari tim reviewer telah dicatat dalam notulen madrasah dan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen MTsN 24 Jakarta Timur untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan prestasi secara berkelanjutan. (humas-24)