Suasana pagi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 24 Jakarta Timur terasa berbeda sejak dimulainya rangkaian kegiatan Ramadhan pada 23 Februari 2026 M/1447 H. Sejak pukul 06.30 WIB, para siswa telah memadati area madrasah dengan membawa mushaf Al-Qur’an. Hari-hari Ramadhan di madrasah ini tidak hanya diisi dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi juga menjadi momentum pembinaan spiritual, penguatan karakter, serta latihan kepemimpinan bagi para siswa.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan bersama sebelum salat Dhuha. Setelah itu, seluruh siswa melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Menariknya, pelaksanaan kegiatan ini tidak selalu dipimpin oleh guru. Sebagai bagian dari proses pembelajaran dan latihan kepemimpinan, para siswa juga diberi kesempatan untuk menjadi imam, memimpin tadarus, serta memimpin doa. Khusus untuk memimpin doa, tugas tersebut sudah secara rutin dilaksanakan oleh siswa.

Pola pembiasaan ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif. Para siswa tidak hanya belajar tentang ibadah secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung di hadapan teman-temannya. Dengan demikian, rasa percaya diri, keberanian tampil, dan tanggung jawab sosial mereka turut terasah. Selama Ramadhan, pembelajaran memang lebih difokuskan pada bidang keagamaan. Terutama sekali mengenai praktik salat dan berwudhu secara benar. Selain itu juga ada materi anti bullying dan literasi berupa membuat cerita bergambar atau komik. Semua kegiatan ini dilaksanakan pada minggu pertama Ramadhan setelah pelaksanan KBM bidang studi di pagi harinya.

Memasuki sesi berikutnya, madrasah menyelenggarakan lomba Tahfizhul Qur’an sebagai upaya memotivasi siswa untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Selain itu, para siswa juga mengikuti tadarus tahtimul Qur’an dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok terdiri dari beberapa siswa yang membaca satu juz Al-Qur’an dengan pendampingan seorang guru. Suasana khusyuk dan penuh semangat terlihat ketika para siswa saling menyimak bacaan Al-Qur’an satu sama lain.

Kegiatan Ramadhan juga dilengkapi dengan tahsinul Qur’an, yaitu pembinaan bacaan Al-Qur’an agar lebih baik dan sesuai kaidah tajwid. Pembelajaran tahsin ini berlangsung hingga menjelang waktu salat Zuhur.

Menjelang tengah hari, seluruh siswa dan guru melaksanakan salat Zuhur berjamaah dengan imam dari kalangan guru. Setelah salat, kegiatan dilanjutkan dengan wirid bersama, kemudian doa yang dipimpin oleh salah seorang siswa. Momentum ini menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan spiritual di lingkungan madrasah.

Rangkaian kegiatan harian kemudian ditutup dengan menyimak kultum Ramadhan yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kementerian Agama. Agar siswa lebih antusias mengikuti kultum tersebut, pihak madrasah memberikan tugas kepada siswa untuk membuat rangkuman materi kultum serta menjawab kuis yang disiapkan oleh guru. Kuis tersebut disertai hadiah menarik sehingga mampu menumbuhkan minat dan perhatian siswa dalam menyimak pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.

Di sela-sela waktu istirahat kegiatan, para pengurus OSIS menjalankan peran penting dalam kegiatan sosial Ramadhan. Mereka menerima pembayaran zakat dan sedekah dari para siswa yang kemudian akan disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. Penyaluran tersebut diprioritaskan kepada siswa yatim piatu di lingkungan madrasah.

Selain itu, OSIS juga mengoordinasikan pengumpulan dana infaq yang diperuntukkan bagi keperluan masjid serta bantuan hari raya (THR) bagi beberapa pihak yang dinilai sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.

Melalui kegiatan ini, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah secara personal, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan kepekaan sosial, kepedulian, dan semangat berbagi di kalangan siswa.

Seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadhan di MTsN 24 Jakarta Timur direncanakan akan ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan para guru, pengurus komite, serta koordinator kelas (korlas). Kegiatan penutup ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi antara madrasah, orang tua, dan seluruh warga sekolah.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Ramadhan di MTsN 24 Jakarta Timur tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter yang menanamkan nilai-nilai religius, kepemimpinan, kebersamaan, serta kepedulian sosial kepada para siswa. (humas-24)