Jakarta Timur, 23–24 Juni 2026 — MTsN 24 Jakarta Timur menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026–2027 selama dua hari, Selasa-Rabu (23–24 Juni 2026). Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program tahun sebelumnya sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan madrasah pada tahun ajaran mendatang.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala MTsN 24 Jakarta Timur, Guntoro, menegaskan bahwa terdapat dua agenda utama yang harus menjadi fokus seluruh peserta raker, yaitu melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir dan menyusun program kerja untuk satu tahun ke depan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

Menurutnya, MTsN 24 Jakarta Timur selama ini telah menunjukkan berbagai kemajuan yang membanggakan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Salah satu indikatornya adalah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa kelas IX yang menempatkan MTsN 24 pada peringkat ke-14 dari 44 MTs Negeri di DKI Jakarta. Bahkan ketika dibandingkan dengan SMP dan MTs di DKI Jakarta, posisi MTsN 24 hanya berada di bawah tiga SMP. Lulusan yang telah diterima di sekolah negeri dan unggulan sebanyak 42% per 23 Juni 2026 dan minimal ditargetkan 80% sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya hingga selesai proses PMB. Adapun prestasi di ajang Jakarta Madrasah Award (JMA) tahun 2025 masih berada di peringkat antara 7 – 20 dari 50 peserta. Hal ini harus menjadi evaluasi, refleksi, menguatkan program dan terus bersinergi serta kolaborasi sehingga tercapai Penguatan Kurikulum dan Penjaminan Mutu Menuju Madrasah Unggul, Berkualitas, dan Berdaya Saing. 

“Prestasi ini tentu patut disyukuri. Namun demikian, kita juga harus jujur melihat bahwa masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait kualitas pembelajaran. Karena itu, raker ini harus menjadi ruang refleksi dan perbaikan agar ke depan MTsN 24 dapat memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” ujar Guntoro.

Raker tahun ini juga mendapat perhatian khusus dari Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur dengan hadirnya Afan Sofyan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, didampingi Jumanto, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad).

Dalam arahannya, Afan Sofyan menyampaikan apresiasi atas perkembangan MTsN 24 Jakarta Timur yang dinilainya memiliki lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

“Madrasah hari ini bukan lagi pilihan kedua. Kepercayaan masyarakat kepada madrasah terus meningkat. Karena itu madrasah harus mampu mempertahankan sekaligus memperkuat kekhasannya yang tidak dimiliki sekolah umum,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya guru terus berinovasi dalam kegiatan belajar mengajar dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi juga harus mampu menjadi pemantik rasa ingin tahu siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna.

Selain itu, Afan mengingatkan bahwa keteladanan guru merupakan kurikulum yang nyata. Apa yang dilakukan guru di dalam maupun di luar sekolah akan menjadi pelajaran langsung bagi peserta didik.

“Guru harus menjadi teladan. Keteladanan adalah kurikulum yang hidup. Karena itu perilaku dan integritas guru sangat menentukan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Ia juga mendorong pimpinan madrasah untuk terus memfasilitasi peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta menguatkan nilai-nilai moderasi beragama dalam seluruh program madrasah. Dalam penyusunan program kerja, seluruh unit juga diminta menyelaraskan target kegiatan dengan kontrak prestasi yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Jumanto menambahkan bahwa keberhasilan madrasah tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama seluruh unsur yang ada di dalamnya. Ia mengapresiasi budaya kerja di MTsN 24 yang selama ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Tim di MTsN 24 ini terlihat benar-benar siap bahu-membahu. Semangat seperti ini harus terus dijaga,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan integritas aparatur. Kehadiran guru dan tenaga kependidikan, menurutnya, harus benar-benar hadir secara fisik maupun mental.

“Jangan sampai absensi Pusaka mencatat hadir, tetapi orangnya tidak ada di tempat. Kehadiran itu harus lahir dan batin,” ujarnya disambut senyum peserta.

Selain itu, Jumanto mengingatkan guru untuk terus memperhatikan perkembangan dan perilaku siswa agar berbagai persoalan yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini. Ia juga mendorong para guru untuk memperhatikan pengembangan kariernya masing-masing agar tidak terlambat dalam pengurusan kenaikan pangkat dan golongan.

Memasuki sesi inti, peserta raker mengikuti sidang-sidang komisi yang membahas berbagai program kerja sesuai bidang masing-masing. Diskusi berlangsung sejak siang hari pertama dan berlanjut pada hari kedua. Berbagai usulan, evaluasi, dan rekomendasi dibahas secara mendalam dalam suasana yang dinamis, partisipatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Hasil pembahasan komisi kemudian dibawa ke sidang pleno untuk disempurnakan dan disepakati sebagai program kerja MTsN 24 Jakarta Timur Tahun Ajaran 2026–2027.

Di penghujung kegiatan, suasana yang sebelumnya penuh semangat berubah menjadi haru ketika Farida Ernaningsih, salah satu guru senior MTsN 24 Jakarta Timur, menyampaikan pesan perpisahan sehubungan dengan masa purnabaktinya.

Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang telah dijalani selama 21 tahun mengabdi di MTsN 24 Jakarta Timur. Dengan suara yang sesekali bergetar, beliau mengenang perjalanan panjang pengabdiannya bersama para guru, tenaga kependidikan, dan para siswa yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

Suasana haru menyelimuti ruangan ketika para peserta memberikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi yang telah beliau berikan selama lebih dari dua dekade. Tidak sedikit peserta yang tampak menitikkan air mata saat memberikan salam dan ucapan terima kasih.

Raker Tahun Ajaran 2026–2027 akhirnya ditutup dengan optimisme baru. Melalui evaluasi yang jujur, perencanaan yang matang, serta semangat kolaborasi yang kuat, MTsN 24 Jakarta Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat karakter madrasah, dan melahirkan generasi yang unggul, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan (humas-24)